Seminar dan Kuliah Umum Geografi
» Detail Berita

Selasa, 02 Mei 2017 - 21:28:42 WIB
Seminar dan Kuliah Umum Geografi
Diposting oleh : HASRUL HADI, M.Pd
Kategori: Akademik - Dibaca: 133 kali

Pancor – Sebagai upaya meningkatkan wawasan dan pengetahuan mahasiswa di bidang Akademik, Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Geografi menyelenggarakan kegiatan Seminar dan Kuliah Umum. Kegiatan ini dilakukan pada hari Ahad, 10 Januari 2016 bertempat di ruang Auditorium Siti Rauhun STKIP Hamzanwadi Selong. Kegiatan ini mengusung tema “Pengenalan Model Pembelajaran Bina Lingkungan pada Mata Pelajaran Geografi dalam Meningkatkan Minat Belajar Peserta Didik”.

Kegiatan ini dimulai pada pukul 08.00 Wita dan berakhir pada pukul 12.00 Wita. Sejumlah 70 peserta hadir dalam kegiatan ini yang terdiri dari sebagian besar mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi STKIP Hamzanwadi Selong. Beberapa orang alumni dan beberapa mahasiswa juga berasal dari program studi lainnya. Pada kegiatan pembukaan, hadir pula dari kalangan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STKIP Hamzanwadi Selong dan juga Ketua Program Studi Pendidikan Geografi STKIP Hamzanwadi Selong, yakni bapak Drs. Suroso, M.Si yang sekaligus membuka acara.

Dalam sambutannya, bapak Drs. Suroso, M.Si menyampaikan betapa pentingnya kegiatan akademik semacam Seminar dan Kuliah Umum ini untuk kegiatan peningkatan kualitas atmosfer akademik. Selain itu, ia juga menegaskan bahwa kegiatan-kegiatan akademis semacam ini harus terus ditingkatkan, sehingga ke depannya mahasiswa dapat lebih berkualitas  lagi. Tidak hanya secara formal dan seremonial, ia juga menyarankan agar mahasiswa dapat membangun atmosfer akademik yang baik. “polanya dapat dilakukan dengen membentuk “arisan intelektual” ungkapnya. Arisan intelektual yang dimaksud adalah kegiatan diskusi nonformal yang bisa saja dilakukan oleh mahasiswa dengan kumpul-kumpul bersama di tempat yang diinginkan dengan tema-tema tertentu yang berkaitan dengan ilmu kependidikan maupun ilmu geografi. Ia juga menekankan untuk menjadi cerdas itu tidak perlu terlalu bergantung terhadap ada atau tidak serta besar atau kecilnya biaya, namun ia lebih menekankan adanya kemauan dan usaha keraslah yang dapat meningkatkan kemajuan dan kesuksesan bagi mahasiswa.

Hadir sebagai pemeteri kegiatan tersebut yaitu Hasrul Hadi, M.Pd selaku pemateri pertama yang merupakan dosen tetap di Program Studi Pendidikan Geografi STKIP Hamzanwadi Selong. Selain itu hadir pula Ramli Akhmad, S.Pd yang merupakan mahasiswa Pascasarjana Universitas Pendidikan (UPI) Bandung. Ia merupakan salah satu penerima beasiswa Lembaga Penyedia Dana Pendidikan (LPDP) dari Propinsi NTB. Kedua pemateri ini merupakan alumni Program Studi Pendidikan Geografi STKIP Hamzanwadi Selong.

Dalam paparannya, pemateri pertama lebih menekankan pada pentingnya Pendidikan Lingkungan Hidup secara umum, baik di lingkungan keluarga, sekolah maupun di masyarakat. Lebih spesifik ia menguraikan tentang pentingnya penanaman etika lingkungan melalui Pendidikan Lingkungan Hidup. Hal ini mengacu pada berbagai permasalahan lingkungan yang terjadi akhir-akhir ini. Harapannya, melalui Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH) diharapkan dapat memotong mata rantai perbuatan perusakan lingkungan, sehingga generasi ke depan dapat menjadi generasi yang peduli lingkungan.

Sementara itu pemateri ke dua lebih menekankan pada implementasi model pembelajaran bina lingkungan di sekolah, khususnya di tingkat SMA. Ia memaparkan niatan pemerintah membentuk Negara Indonesia yang berporos maritime (kelautan) diselaraskan dengan kurikulum pendidikan. Sehingga hal tersebut juga harus dijabarkan oleh guru selaku pelaksana kurikulum dalam pererencanaan, pelaksanaan maupun evaluasi pembelajarannya di sekolah. Harapannya geografi sebagai mata pelajaran di sekolah dapat dijadikan sarana keilmuan yang dapat mengatasi masalah maupun mengembangakan potensi di bidang kemaritiman tersebut.

Secara keseluruhan, kegiatan Seminar dan Kuliah Umum ini berlangsung dengan lancar dan atraktif. Diwarnai pula dengan adanya hiburan berupa pertunjukan musik oleh mahasiswa, serta pembagian dorprize bagi peserta yang dapat menjawab pertanyaan dari pemateri maupun panitia, sehingga acara ini terasa lebih semarak.



« PHBD 2016 Field Trip Geografi di Kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani »

Berita Terkait

Ke Atas